hai
this is my kids ben & sophie
taken by my new waterproof camera olympus mju 770 sw
keren kan ?
kemarin nemenin teman yang jadi saudara, namanya Yanes. Seorang bapak dari 2 anak yang masih kecil kecil. Temenku ini masih 38 tahun, dan Januari kemarin mendapat serangan jantung. Seorang pengusaha dan beristri seorang dokter. Kedengarannya seperti Perfect Life ya?. Until, serangan jantung itu. Saat ini masih di Singapore General Hospital, pembuluh darah ke jantungnya sempat mampet, dan 1 diantaranya masih tetap mampet. Suddenly, dia merasa berpikir apa itu kehidupan?. Langsung berpikir mana kah yang prioritas sebenarnya dalam hidup ? Ketika segala upaya manusia terbentur pada ketidaksempurnaan dan takluk pada kehendak lain Yang Kuasa, jumawa langsung redup. Yanes masih terkapar di tempat tidur, dengan tetap merenung, apa sih sebenarnya hidup itu ?

Pada suatu siang, di sebuah perusahaan swasta nasional, di jantung Jakarta. Seorang sekretaris hendak menggandakan selembar dokumen penting perusahaannya. Ia lalu memanggil seorang Opis Boi.
Sekretaris : Mas, tolong difotokopi. Dua ya.
Opis Boi : Iya, Bu!
Lima menit kemudian, Mas Opis Boi itu selesai fotokopi. Ia menghampiri meja sekretaris yang tadi memintanya tolong sambil membawa dua lembar kertas.
Opis Boi : Bu, ini fotokopinya.
Sekretaris : Aslinya mana, Mas?
Opis Boi (bingung) : Aslinya? Anu, Bu … Teghal.
Sekretaris (bingung) : Tegal? Kok bisa?
Opis Boi : Iya, Bu. Mau gimana lagi, di desa ndak ada kerjaan …
Sekretaris : Mas, mas … Saya nggak nanya asal kamu dari mana. Saya nanya surat aslinya tadi mana? Kok ini cuma fotokopinya dua lembar?
Opis Boi : Oooooo … surat aslinya. Masih ketinggalan di mesin fotokopi, Bu.
Sekretaris : Cepet ambil! Dasar orang Tegal ….
Mohon maaf kepada orang Tegal ..